iden

Menanti Jawab sebuah Komitmen

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Prof Dr dr Sarjadi Sp.PA dalam kesempatan halal bi halal sekaligus media gathering yang dilaksanakan Senin (28/09/2009), menagih komitmen para dosen dan pimpinan fakultas demi kemajuan UMK di masa depan. Yaitu bagaimana agar para dosen dan pimpinan fakultas senantiasa melakukan evaluasi setiap sebulan sekali, dengan berbekal dokumen kliping media yang dilakukan oleh pihak Humas.

Lontaran tersebut, sekaligus mencoba menjawab pertanyaan para wartawan yang hadir terkait peran sosial UMK berikut mahasiswanya. Bahwa para intelektual atau cendekiawan UMK, tidak seharusnya terperangkap dalam menara gading dan terkungkung dalam kampus ansich.

Dulu saya pernah meminta kepada Humas agar mengkliping berbagai isu terutama terkait masalah pendidikan yang ada di media cetak. Kliping tersebut bisa menjadi bahan kajian para dosen untuk melihat, apa isu yang bisa ditangkap dan ditindaklanjuti, kata Prof Sarjadi.

Lontaran Rektor tersebut, merupakan sebuah tantangan bagi para dosen yang ada di UMK. Apalagi menurut berbagai pengamatan para wartawan yang hadir waktu itu, UMK memerlukan peningkatan dalam berbagai hal demi memajukan universitas terbesar di Pantura Timur Jawa Tengah tersebut.

 

Tak pelak, lontaran Rektor pun disambut oleh para dekan yang hadir. Dekan FKIP menyatakan bahwa di fakultasnya, telah memiliki lembaga kajian untuk merespons persoalan-persoalan yang berkembang di masyarakat.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh Dekan Fakultas Hukum Subarkah SH MHum. Pengacara senior di Kudus ini menyatakan, bahwa hampir semua fakultas sudah mempunyai lembaga pengkajian terhadap berbagai persoalan. Tetapi harus saya akui, bahwa lembaga kajian tersebut masih terkendala minimnya SDM yang ada, sehingga kurang maksimal, terangnya.

Meski begitu, secara umum, baik dekan maupun para dosen yang hadir menyatakan siap menyambut tantangan rektor yang dilontarkan saat media gathering, terutama oleh pembantu rektor I yang membidangi bidang akademik. [hoery/rosidi-PortalNews]