iden

Kemeriahan Berbuka Bersama 200 Anak Yatim

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Kudus- Kemeriahan bulan suci Ramadhan tidak hanya di tempat ibadah. Kemeriahan Ramadhan juga menyelimuti Kampus Universitas Muria Kudus (UMK). Wajah polos dan ceria sekitar 200 anak-anak yatim, memberi sentuhan khusus pada momen Ramadhan di UMK. Anak-anak yang minus kasih sayang orang tua (karena telah tiada) tersebut, tertegun begitu memasuki kampus UMK. Bukan hanya karena melihat teman senasib yang jarang berkumpul dari antar panti asuhan, tetapi juga karena mereka tengah menikmati suasana kampus yang tidak setiap hari mereka saksikan.

Bertempat di Auditorium UMK, mereka seakan lupa dengan nasib yang dialaminya. Dengan asyiknya, mereka menikmati setiap acara yang disuguhkan oleh para mahasiswa UMK. Anak-anak yatim tersebut berkunjung dan mengikuti acara atas undangan dari Yayasan Pembina UMK dalam rangka kegiatan pemberian santunan dan buka bersama.

 

Sebelum acara pemberian santunan dan buka bersama, anak-anak menikmati suguhan pemutaran film bertema keagamaan. Setelah itu, mereka dengan khusyu mendengarkan rangkaian cerita hikmat dari Ustadz Nor Cholis, S.Pd.I. Anak-anak tak bergeming. Saking khusyunya, tanpa terasa alunan adzan maghrib bergema, pertanda waktu berbuka telah tiba.

 

Ada perasaan haru berkecamuk di dada, dan itu tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata,kata Fauzi, ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Mahasiswa Islam (Formi) yang memandu acara.


Hal senada juga diungkapkan Ketua Yayasan Pembina UMK saat memberikan sambutan. Hari ini, kita ingin berbagi dengan saudara-saudara kita. Ini juga momen yang sangat tepat untuk saling mengingatkan, agar yang kaya tidak menjadi congkak dan mau berderma, dan yang belum kaya, tetap santun dan rajin bekerja, kata H Djuffan Ahmad.


Selanjutnya, acara puncak pun dilakukan, yaitu pemberian santunan kepada 200 anak yatim dari berbagai Panti Asuhan, yaitu Panti asuhan Melati, Darul Hadlonah, Nurul Jannah, Al-Aqsha, Aisyah, Syamsah, Mahadu Aitam, Sirajul Hanan, Darussalam, Budi Luhur dan Yayasan Yatim Piatu Ibu Siti.

Acara diakhiri dengan berbuka bersama. Keceriaan seperti inilah, yang membikin saya terkesan dan terharu. Duduk di antara anak yatim ini, dan kita berbuka bersama mereka, ujar Fauzi. (Hoery-portal)