iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Universitas Muria Kudus (UMK) bersama Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Filipina tutup program Faculty and Student Virtual Exchange With Credit Transfer Program And Research Collaboration. Melalui virtual meeting via zoom 09.00 a.m (IND) dan 10.00 a.m (PHP), UMK-NEUST secara resmi menutup program dan memberikan sertifikat kepada seluruh pihak yang ikut andil dalam kerjasama antar dua Universitas ini.
Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si mengucapkan terimakasih kepada NEUST karena telah mempercayakan UMK untuk melakukan kerjasama internasional ini. “We are very proud to celebrate the success of the Students and Faculty Exchange program, I believe that the students have been facilitated to gain not only knowledge, but also skills exchange ideas and culture, and build network with their peers, academics, and international community overseas”, ucap Rektor UMK.
Program kerjasama dua universitas ini, dengan beragam budaya pada fakultas di universitas masing-masing mendapatkan banyak manfaat dan kesempatan bertukar ide dan pikiran kemudian juga meningkatkan ketrampilan personal mahasiswa di kancah internasional. Ucapan selamat diberikan kepada mahasiswa, dosen dan penyelenggara program dan berharap terbaik untuk perkembangan selanjutnya, “If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together”, tambah Rektor UMK mengajak agar kerjasama antar UMK-NEUST tidak berhenti pada hari ini saja.
Senada dengan Rektor UMK, Vice President dari NEUST Doctor. Feliciana P. Jacoba, RME mengatakan,“Research collaborations between two university will be collaborated knowledge and culturalism, and  I hope the cooperation between both UMK-NEUST is not the end but the beginning.”
Terakhir , Wakil Rektor IV UMK Dr. Drs. Achmad Hilal Madjdi, M.Pd secara resmi menyerahkan sertifikat internasional program kepada peserta ,dan penyelenggara sebagai tanda telah mengikuti kerja sama UMK-NEUST yang sudah berlangsung selama satu semester. (Humas-Linfokom)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Dosen Universitas Muria Kudus Diah Kurniati, resmi menyandang gelar Doktor. Diah Kurniati yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus (FKIP UMK), mendapatkan gelar doktor dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), pada Jum’at (21/1/2022).

Gelar Doktor ini, resmi disandangnya setelah melewati ujian terbuka promosi Doktor, dengan judul disertasi “The Effectiveness of Mnemonics for Teaching Basic English Communication (BEC) to The Eighth Grade Intellectually Disabled Students with Different Parental Involvement Levels (The Case at SMPLB N Purwosari Kudus)”, yang digelar di Ruang B106 Gedung Pasca Sarjana UNNES , Jl. Kelut Utara III, Petompon, Gajahmungkur.

Predikat Sangat Memuaskan didapatkan Diah Kurniati setelah lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK 3.84. Dosen PBI UMK ini, tercatat sebagai Doktor ke 692 di UNNES dan Doktor ke 136 di Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa , dan menyelesaikan masa studi pada Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa Pascasarjana Unnes, selama 4 tahun 4 bulan.

Sebagai promotor dalam ujian terbuka tersebut yakni, Prof. Dr. Dwi Rukmini, M.Pd, Co-Promotor: Prof. Dr. Mursid Saleh, M.A., Ph.D., dan Anggota Promotor: Dr. Dwi Anggani Linggar Bharati M.Pd. Serta para penguji terdiri atas Prof Dr Fathur Rokhman Mhum (ketua), Prof Dr Agus Nuryatin Mhum (sekretaris) dengan anggota penguji yaitu Prof Dr Sukarno Msi, Sri Wuli Fitriati MA PhD, Prof Dr Januarius Mujiyanto Mhum, Dr Dwi Anggani Linggar Bharati MPd, Prof Dr Mursid Saleh MA PhD, dan Prof Dr Dwi Rukmini MPd.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses yang panjang, saya berhasil mempertahankan disertasi ini”, katanya dengan mengucap syukur sembari berterimakasih atas support yang senantiasa diberikan khususnya dari jajaran Pimpinan Universitas Muria Kudus, Pimpinan FKIP UMK, Rekan Dosen UMK dan tentunya Keluarga yang selalu hadir memberikan dukungan.

Diah mengemukakan, “Sebagai manfaat ,penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dan panduan mengajar bagi guru bahasa inggris, khususnya bagi mereka yang mengajar di sekolah khusus dan sekolah inklusi, dalam mengimplementasikan  picture mnemonic dan grouping mnemonic, mengingat mnemonik telah terbuti efektif untuk meningkatkan memori siswa dengan keterbatasan intelektual”.

Mengambil subjek penelitian dari siswa kelas 8 SMPLB N Purwosari Kudus, Dosen yang memiliki dua anak ini,telah mempublikasikan disertasi dirinya di Jurnal International : AsiaTefl Journal, Scopus Q1.

“Semoga dengan bertambahnya jumlah Doktor yang ada di Universitas Muria Kudus, dapat menjadi nilai tambah menuju Universitas Muria Kudus Berakreditasi Unggul”, imbuhnya. (Humas-Linfokom)

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK-Universitas Muria Kudus (UMK) yang menjadi lima besar PTS penerima PKM Nasional 2021, mengadakan “Training of Trainers (ToT) Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa” untuk mempertahankan performansi dan meningkatkan kualitas proposal PKM. Mengangkat tema membangun potensi mewujudkan prestasi , acara ini di ikuti oleh tim task force PKM Center UMK 2022 yang terdiri dari dosen terpilih masing-masing prodi yang berjumlah 26 orang.

Dilaksanakan selama dua hari di Bandungan Kab. Semarang, (19/01/2022), acara ini mengundang dua narasumber Reviewer PKM Nasional, yakni Dr. Drs. Bandung Arry Sanjoyo, M. Ikomp dan Dr. Dewi Handayani, ST., MT. PKM,. Kegiatan PKM sendiri bertujuan untuk meningkatkan mutu (mahasiswa) agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis yang tinggi serta dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan atau kesenian serta memperkaya budaya nasional. PKM yang diselenggarakan oleh KEMENRISTEKDIKTI ini, terdiri dari 5 Bidang dan lebih dikenal sebagai salah satu ajang kompetisi bidang kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam berbagai bentuk (penelitian, pengabdian masyarakat, kewirausahaan, inovasi teknologi dan karsa cipta).

UMK yang juga menjadi nomor satu PTS penerima PKM se-Jateng ini, akan meningkatkan kualitas proposal PKM untuk ditandingkan menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Dr. Dewi Handayani, ST., MT. yang merupakan salah satu juri PKM nasional mengatakan, “ UMK memiliki potensi yang besar, UMK bisa unggul di UKM, apalagi Kudus banyak yang bisa digali humaniora, dagangnya,dan kearifan lokalnay”. Dewi menambahkan, PKM memiliki dua task force yakni dari dosen dan mahasiswa, sehingga keduanya harus saling mengisi dan bekerja sama.

Selanjutnya, Dr. Drs. Bandung Arry Sanjoyo, M. Ikomp sebagai salah satu founding fathers PKM nasional, memberikan teknik khusus bagaimana penyusunan PKM 5 bidang. “Anak muda khususnya mahasiswa harus bisa berfikir kreatif, jika menemukan problem besar di wilayah sekitar, find the solution”, ujarnya. UMK sangat dekat dengan budaya dan religiousnya, topik-topik yang menarik dan out of the box lah yang membuat PKM akan lolos. Selain itu, sebagai contoh PKM-K harus memiliki sisi membuka lapangan kerja baru dan dapat memberdayakan masyarakat sekitar.

Harapannya, UMK yang memiliki banyak potensi dan mahasiswa multitalent akan semakin banyak yang dapat lolos PKM nasional, dan dapat menuju PIMNAS, sehingga kedepan dapat menambah poin menuju Universitas berakreditasi unggul. (Humas-Linfokom)

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK- Kongres Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) tahun 2022 telah diselenggarakan (15/01/2022) di Gedung Auditorium UMK. Mengangkat tema “Bersatu Merajut Harmonisasi Menuju Terwujudnya Prestasi” , acara ini bertujuan untuk menentukan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU) dan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU) beserta tim formatur yang nantinya akan bersatu bersama menyatukan kembali visi dan misi kemahasiswaan sehingga tercipta suatu harmonisasi untuk mewujudkan prestasi unggul.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Prof. Dr. Ir. Darsono, M. Si dimana tujuan terselenggaranya acara yakni memajukan UMK secara kelembagaan dan memajukan keberadapan generasi muda dalam misi untuk pendidikan. Kedepannya sebagai mahasiswa generasi muda  harus dapat menjawab tantangan yang ada di masa depan, “Keterbelakangan dan Kemiskinan adalah musuh kita bersama, maka kita dan kalian sebagai generasi muda harus mampu membaca tanda-tanda zaman dengan cara menjadi mahasiswa berprestasi , berkarakter, dan berkarya”, ucapnya dalam sambutan kongres tersebut.
Kongres ini dihadiri seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMK guna penyampaian laporan pertanggung jawaban dari Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU). Setelahnya, kongres ini dilanjutkan dengan mekanisme pemilihan BEMU dan DPMU untuk periode selanjutnya. Pada pelaksanaan Kongres Mahasiswa tersebut menetapkan pedoman organisasi dan pedoman program kerja BEM periode 2022. Apresiasi tinggi diberikan dalam konggres yang berjalan , karena Ormawa merupakan instrumen penggerak bagi dinamika kampus.
Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Sugeng Slamet, ST., MT. menambahkan, “Salah satu penentu  akreditasi perguruan tinggi adalah aktivitas kemahasiswaan, sehingga kita harus bersama tingkatkan prestasi untuk menjadi nilai plus borang akreditasi”.  Tentunya evaluasi dan monitoring akan terus dilakukan agar kegiatan-kegiatan kemahasiswaan linear dan sinergis dengan program yang dijalankan UMK.
Terpilihnya Ketua BEMU, DPMU dan Ormawa periode 2022 ini semoga menjadi pemimpin yang amanah, mengayomi dan mendorong program kemahasiswaan untuk menuju cita-cita bersama, Universitas Muria Kudus Berakreditasi Unggul. (Humas-Linfokom)

Page 1 of 417