iden

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Sebanyak 98 peserta lomba otocontest yang dilaksanakan himpunan mahasiswa program studi (Himapro) Mesin Universitas Muria Kudus berlangsung meriah. Peserta tidak hanya berasal dari Kudus dan sekitarnya saja, melainkan juga berasal dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ketua Panitia otocontest Eka Hardika Prasetya mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 98 peserta yang berasar dari Jawa Timur dan Jawa Tengah serta sebagian kecil dari Jawa barat. Antara lain dari Sidoarjo, Malang, Salatiga, Magelang serta Kudus dan sekitarnya. ”Jakarta juga ada,” katanya kemarin.

Ada sepuluh kategori yang dilombakan, yakni the best club, the best fusturet moto, the best innovation, the best rookies novice pure lokal, the best UMK pick, the best painting art, the best motortrend setter, the best dare to be different, dan the best custom engine.

Salah satu yang cukup dikenal saat ini memang motor custom seperti yang ditunggangi oleh presiden RI Jowo Widodo. Peminat kelas atau kategori tersebut cukup banyak, teramsuk di Kudus dan sekitarnya. ”Kami mencoba menampung semuanya agar bisa ikut dalam even kami,” terangnya.

Selain untuk memfasilitasi para pecinta modifikasi motor, pihaknya juga memiliki tujuan untuk mengenalkan Prodi Mesin UMK kepada masyarakat. Sehingga dengan kegiatan yang cukup menarik seperti otocontest bisa menarik minat siswa untuk mengembangkan ilmunya di UMK.

Dalam kegiatan tersebut, ternyata cukup menarik minat kaum millenial, terbukti dengan cukup banyaknya pengunjung. Mereka datang memang untuk menikmati langsung hasil modifikasi dari peserta lomba.

Sementara itu, peserta otocontest asal Kabupaten Demak, Kusmanto mengaku sudah hobi motor cukup lama. Sehingga sudah mengenal modifikasi motor, dirinya untuk melakukan modifikasi motor memang butuh uang cukup banyak, dirinya habis sekitar 25 juta.

Bahkan biaya modifikasi dengan harga motor lebih mahal biaya modifikasi. ”Memang lebih mahal biaya modifikasi, tapi gimana ya, sudah jadi hobi,” jelasnya.

Dirinya berharap, even seperti itu tidak hanya dilakukan satu tahun sekali saja, dirinya berharap bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Sehingga peserta akan semakin tertantang ketika ada even untuk berkreasi dalam modifikasi motor.(linfokom)

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan kerjasama dengan PT Jasa Marga kemarin (22/2/2019). Kerjasama untuk mahasiswa magang ditandatangani langsung oleh Rektor UMK Dr Suparnyo. Nantinya akan bermanfaat bagi mahasiswa, mereka akan mengaplikasikan ilmu yang didapat di perusahaan milik negara tersebut.

Rektor UMK Dr. Suparnyo mengatakan, kerjasama yang ditandangai dengan PT Jasa Marga untuk program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB). Beberapa universitas lain juga melakukan kerjasama. ”Namun UMK mendapatkan porsi paling banyak dibanding yang lain, ada empat mahasiswa yang diterima magang,” katanya kemarin.

Secara total, ada 50 mahasiswa yang diterima magang di PT Jasa Marga dari 25 perguruan tinggi. Rinciannya lima perguruan tinggi negeri dan 25 perguruan tinggi swasta. Mahasiswa magang tersebut akan memulai pada 1 Maret sampai 31 Agustus 2019.

Dengan program tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman penting selama enam bulan kedepan. Karena mereka akan langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat, sehingga mahasiswa bisa mengukur ilmu yang didapat selama ini selama di kampus. ”Dengan ikut PMMB memang lulusnya agak mundur, namun akan mendapatkan pengalaman berharga untuk meraih sukses di masa depan,” terangnya.

Selain itu, mahasiswa harus mampu belajar memadukan hard skill dan soft skill yang diperoleh dari UMK dengan PT Jasa Marga. Sehingga ketika selesai magang, mahasiswa akan lebih memahami kebutuhan kerja atau kebutuhan perusahaan.

Sementara itu, Kepala Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) UMK Farid Nor Romadhon, M.Pd mengatakan, kerjasama ini merupakan kerjasama kesekian kalinya setelah dilakukan kerjasama dengan perusahaan nasional lain. ”Untuk PT Jasa Marga, mahasiswa UMK lolos paling banyak dibanding yang lain,” jelasnya.

Kerjasama ini merupakan kerjasama kali pertama yang dilakukan UMK dibanding yang lain. sehingga adanya empat mahasiswa yang diterima merupakan capaian cukup baik bagi UMK.

Ditambah dalam proses kerjasama tersebut, rektor UMK mewakili penandatanganan kerjasama dari 25 perguruan tinggi. Bahkan mahasiswa UMK juga diminta memberikan testimoni tentang PMMB 2019 di hadapan puluhan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

Kerjasama ini akan terus dilakukan kedepannya, apalagi sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Selain untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat selama di UMK, juga agar mahasiswa mengetahui kondisi kebutuhan kerja di lapangan. ”Ini pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri,”.

Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan dengan Kepala Jasa Marga Learning Instutute Group Imam Zaky Mubarak dan Direktur Human Capital PT Jasa Marga Alex Denmi.(linfokom)

 

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Unit Kegiatam Mahasiswa (UKM) Racana Muria Whira Shima Universitas Muria Kudus (UMK) melakukan pelatihan pertolongan pertama pada kecalakaan dalam kegiatan pelatihan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan tahap kedua. Ada tujuh materi yang diberikan yang menjadi hal pokok dalam penanganan pertama pada kecelakaan.

Ketua UKM Racana Whira Shima UMK Fatkhurrohman mengatakan, kegiatan pelatihan ini tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelatihan penanggulangan bencana. Kali ini pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan. ”Ada tujuh hal pokok yang dipelajari,” katanya Sabtu (15/2/2019).

Tujuh hal dasar yang dipelajari untuk pertolongan pertama pada kecelakaan yakni, penanganan patah tulang luar dan patah tulang dalam. Ketika tidak memahami cara tersebut, ketika memberikan bantuan atau evakuasi justru akan memperparah patah tulangnya, sehingga perlu cara penanganan yang benar.

Selanjutnya penanganan pendarahan, teknik evakuasi, pengelompokan korban sesuai luka yang diderita dan simulasi assesment kejadian bencana. Selain itu ada  simulasi penyelematan ketika bencana dan simulasi penanganan rumah sakit lapangan.

Dengan kegiatan tersebut tentunya diharapkan nantinya semua peserta pelatihan bisa memehaminya. Sehingga ketika nantinya melakukan pertolongan pertama pada kenyataan saat terjadi bencana atau saat kecelakaan bisa melakukan dengan tepat.

Karena pemahaman tersebut sangat dibutuhkan, karena untuk yang bergabung dalam tim penanganan bencana tidak hanya modal keinginan saja, melainkan juga harus memiliki skil atau pemahaman terkait kebencanaan, salah satunya cara melakukan pertolongan pada kecelakaan.

Kegiatan yang dilaksanakan rutin ini diikuti sekitar 270 penggalang dari 31 pangkalan yang ada di Kabupaten Kudus. Kegiatan dilakukan tiap hari Sabtu selama sebulan.

Untuk pertemuan berikutnya, ke-3 Materi Pemadaman Kebakaran, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus dan terkahir pelatihan dapur umum bersama Dinsos Kudus.(linfokom)

 

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

UMK – Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala Arga Dahana UMK memperingati hari ulang tahun ke – 24 dengan berbagai ke anak yatim. Bakti sosial tersebut merupakan rangkaian acara peringatan ulang tahun, rencananya puncak acara pada 17 Februari 2019.

Ketua Mapala Arga Dahana UMK Lutfi Aditya mengatakan, kegiatan bakti sosial berbagi dengan anak yatim. Kali ini dilakukan di Panti Asuhan Muhammadiyah Desa Singocandi, Kecamatan Kota Jumat (15/2/2019). ”Kami ingin berbagi dengan mereka yang mungkin kurang beruntung,” katanya kemarin.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, pihaknya memberikan beberapa bantuan agar bisa dirasakan anak yatim. Tentunya bantuan yang diberikan tidak terlalu banyak, karena memang kemampuan yang dimiliki tidak besar.

Namun yang terpenting adalah niat untuk berbagi dengan anak yatim, sehingga mampu mengasah diri agar semakin peduli dengan lingkungan sekitar. ”Rangkaian acara lain untuk ultah sudah kami siapkan,” terangnya.

Untuk rangkaian lain dilakukan dengan kegiatan sharing yang dilakukan oleh senior-senir Mapala Arga Dahana UMK yang sudah lulus kuliah. Tujuannya agar mendapatkan ide-ide untuk kegiatan lain, terutama agar bisa berperan lebih maksimal, terutama dalam bidang lingkungan.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan akan muncul ide-ide baru dan sekaligus untuk keakraban. Sehingga Mapala kedepan bisa semakin lebih baik.(linfokom)  

Page 1 of 342