Menu

Ramadhan dan Etos Keilmuan Santri

Oleh H. Suparnyo

Mengawali tulisan ini, atas nama pimpinan Universitas Muria Kudus (UMK), saya ucapkan selamat menunaikan puasa Rama-dhan 1347 H. / 2016 M. kepada segenap sivitas akademika UMK secara khusus dan umat Islam sedunia umumnya.

Semoga ibadah selama Ramadhan ini, mengantarkan kita semua kepada kefitrian dan memasukkan kita sebagai hamba yang bertakwa. Allah SWT. menegaskan, ‘’Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ibadah puasa atas kamu sebagaimana telah diwajibkan atas umat-umat sebelum kamu, agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa. (Al-Baqarah/2:183)

Selanjutnya, ada hal menarik setiap kali Ramadhan tiba. Yakni umat Islam di seluruh dunia memperbanyak amalan-amalan ibadah, baik itu ibadah wajib maupun sunnah, baik yang bersifat ritual maupun sosial.

Tetapi ada hal lain yang bagi penulis me-narik untuk dijadikan cerminan bagi akademisi kampus, yaitu etos keilmuan santri-santri di pesantren-pesantren Nusantara, khususnya Jawa, yang melakukan banyak kajian-kajian keagamaan melalui kitab-kitab salaf.

Di berbagai pesantren, saat Ramadhan, umumnya menggelar ‘’pengajian kilatan’’ atau ‘’pasanan’’ dengan diikuti oleh para santri. Tidak hanya santri yang sehari-hari mukim atau tercatat sebagai santri di pesantren bersangkutan, tetapi banyak juga santri yang secara khusus datang untuk tabarrukan ‘’ngaji pasanan’’.

Tradisi ngaji pasanan oleh santri di pesantren, ini kemudian oleh sekolah-sekolah di tanah air, diadopsi dan diambil spiritnya dengan menggelar pesantren kilat bagi peserta didiknya. Kendati pun tidak melulu kajian kitab salaf yang diberikan, namun materi-materi keagamaan yang diberikan kiranya memiliki manfaat yang tidak bisa dipungkiri peranannya dalam memberikan pemahaman keagamaan yang lebih komprehensif dan membentuk karakter yang lebih baik.

Bagaimana dengan akademisi kampus atau perguruan tinggi? Etos intelektual santri yang mengikuti kajian-kajian kitab salaf selama Ramadhan di pesantren-pesantren Nusantara, mestinya menjadi cerminan tersendiri dalam meningkatkan nalar intelektual dan kecendekiawanan sebagai intelektual kampus.

Budayawan Mohammad Sobary, mengemukakan, kecendekiawanan tidaklah (semata) ditentukan dengan deretan gelar kesarjanaan yang didapat seseorang, melainkan dari komitmennya dalam pengembangan ke-ilmuan dan mengambil peran-peran dalam perubahan sosial.

Dalam hal komitmen pengembangan intelektual, kita bisa mengambil spirit intelektual dari pesantren dengan kajian-kajiannya. Dalam konteks akademisi di perguruan tinggi, seorang dosen dan mahasiswa, bisa melakukan kajian-kajian serius terkait bidang yang ditekuninya dengan membaca referensi-re-ferensi, menulis di jurnal, menulis di media massa, serta melakukan penelitian-penelitian.

Membaca referensi dan menulis ini baru satu sisi sebagaimana dikemukakan Sobary, yakni dalam hal pengembangan keilmuan. Lalu, bagaimana dengan peran sosialnya? Ini bisa diwujudkan dengan menindaklanjuti hasil-hasil kajian dan risetnya untuk diterapkan dalam kehidupan sosial melalui pengabdian masyarakat.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh intelektual kampus (perguruan tinggi)dalam mengembangkan keilmuan dan mengambil peran-peran sosial. Yang harus dilakukan adalah menumbuhkan motivasi untuk melakukan hal itu, merawat motivasi yang telah ada, lalu menerapkannya dalam kehidupan nyata melalui berbagai gagasan tentang perubahan dan pembangunan masyarakat sesuai bidang dan kepakaran masing-masing.

Akhirnya, semua itu barangkali bukan se-suatu yang baru bagi para inteletual kampus, termasuk di UMK ini. Namun ini menemukan momentumnya saat Ramadhan melalui etos intelektual santri, yang semakin mengingatkan akan pentingnya menjaga dan mengembangkan keilmuan.

Spirit pengembangan intelektual dengan berkaca pada santri pesantren itu, bisa kita pelajari dari bagaimana banyaknya kajian-kajian keilmuan di pesantren-pesantren saat Ramadhan. Mengapa tidak, intelektual kampus juga melakukan kajian-kajian di berbagai bidang sesuai kompetensinya pada Ramadhan ini, dan merawat spirit itu agar tetap menyala di luar bulan suci umat Islam itu? Wallahu a’lam. (*)

 

Dr. Suparnyo SH. MS.

Rektor Universitas Muria Kudus & ketua Takmir Masjid Darul Ilmi

Info Kopertis Wilayah VI

Info RISTEKDIKTI

Tajug

Informasi, Inspirasi dan Penumbuh Harapan

Oleh Dr. Suparnyo SH. MS.

9 Februari, diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Untuk itu, secara pribadi maupun institusi, Saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional, semoga pers kita akan semakin baik secara kualitas, sehingga benar-benar bisa mengambil peran maksimal sebagai pilar keempat demokrasi.


Kepedulian Sosial Pasca Ramadhan

Oleh H. Suparnyo

Tak terasa, Ramadhan 1437 H / 2016 M akan segera berlalu dan Idul Fitri sudah di depan mata. Selama Ramadhan, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak amal ibadahnya, salah satunya ditandainya dengan tumbuhnya rasa kepedulian sosial atau kedermawanan.


Ramadhan dan Etos Keilmuan Santri

Oleh H. Suparnyo

Mengawali tulisan ini, atas nama pimpinan Universitas Muria Kudus (UMK), saya ucapkan selamat menunaikan puasa Rama-dhan 1347 H. / 2016 M. kepada segenap sivitas akademika UMK secara khusus dan umat Islam sedunia umumnya.


Read More

Pengunjung

06783614
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
15
195
1342
6780136
6041
7911
6783614

IP: 192.168.1.34
Jam Server: 2019-10-23 01:32:18

Kami memiliki 8 tamu online

UMK DI GOOGLE MAP

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Desain - 43.1%
Warna - 16.5%
Menu - 11.8%
Tata Letak - 23.3%
Tidak Ada - 5.3%

Total votes: 399

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum

Manajemen

Pendidikan Dasar

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top