Menu

Teknologi untuk Pengembangan Pangan dan UMKM

Oleh Rochmad Winarso

Sektor pangan dan usaha mikro  kecil dan menengah (UMKM), menjadi dua hal penting bagi sebuah negara untuk mendapatkan perhatian. Melalui ketahanan pangan, pemerintah sedapat mungkin memberikan rasa nyaman masyarakat akan kepastian terpenuhinya hajat hidup dalam bidang vital ini.

Sementara UMKM, sektor usaha ini terbukti memiliki peranan besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan UMKM ini menjadi sektor yang tahan dari gempuran krisis global yang pernah mendera. Dalam konteks kekinian, UMKM bahkan mengalami perkembangan dan kemajuan dari waktu ke waktu, dengan variasi hasil produk yang dihasilkan.

Ada hal yang perlu mendapatkan pemikira bersama dalam upaya mengembangkan (memajukan) sektor pangan dan UMKM. pertama, penyusutan lahan pertanian. Menyusutnya lahan pertanian ini tak pelak membutuhkan solusi-solusi, bagaimana sektor ini bisa maju dengan rekayasa teknologi di tengah problem itu.

Rekayasa teknologi untuk ketahanan pangan nasional, karenanya menjadi niscaya. Sebab, jika ini tidak dilakukan, maka akan berdampak buruk bagi kemandirian pangan tanah air karena kekurangan bahan kehidupan pokok tersebut.

Akibatnya, untuk mencukupi kebutuhan pangan yang ada, pemerintah akan melakukan kebijakan impor. Sementara petani kita akan terpuruk karena lahan yang ada semakin menyempit di satu sisi dan lambatnya rekayasa teknologi untuk mendukung sektor pertanian (pangan). Dalam bahasa sederhana, ke depan diperlukan pengembangan teknologi yang bisa mendukung dihasilkannya produk-produk pertanian unggulan.

Kedua, inovasi teknologi untuk UMKM. pengembangan teknologi untuk mendukung sektor UMKM, juga tak kalah penting. Dengan adanya dukungan teknologi, maka UMKM akan semakin maju dan produk-produk yang dihasilkan akan lebih beragam.

Perlu Sinergi

Upaya mendukung pengembangan dan memajukan sektor pangan dan UMKM, adalah hal yang tak bisa ditawar. Namun, ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan perlu bersinergi berbagai pihak.

Dukungan tersebut tidak hanya sebatas dengan institusi PT. Sinergi juga harus terbangun dengan pihak pelaku UMKM atau industri lain, karena industri inilah yang akan menggunakan produk-produk inovasi yang akan dilakukan.

PT dengan dukungan dana pemerintah, misalnya, bisa melakukan riset-riset yang ending-nya membuat prototype sebuah alat untuk pengelolaan lahan pertanian atau memudahkan proses produksi sebuah UMKM.

Betapa pun bagus inovasi yang dilakukan, namun jika tidak ada yang menangkap hasi riset yang kemudian menjadi sebuah produk inovasi teknologi, maka prototype hanya akan tetap menjadi prototype belaka.

Nah, di sisi ini, para pelaku usaha atau industri lah  yang mampu membaca peluang apakah sebuah inovasi teknologi bisa diproduksi secara massal dan dijual kepada publik. Satu contoh kecil, yaitu riset mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) dengan inovasi kacamata super transparan yang bisa mendeteksi uang palsu.

Kacamata yang bisa mendeteksi uang palsu ini, tentu sangat diperlukan banyak pihak, khususnya pedagang di pasar-pasar tradisional. Apalagi dari banyak pemberitaan di media massa, pemalsuan uang sering terjadi dan pedagang kecil di pasar tradisional sering menjadi korban transaksi dengan uang palsu.

Maka, inovasi ini menjadi penting dan sangat layak diapresiasi. Hanya saja, perlu ada yang mengomunikasikan ini kepada para pihak yang mampu mendukung produk dari hasil riser ini secara massal dan agar harganya terjangkau masyarakat luas.

Ini hanya contoh kecil terkait urgensi sinergi bagi pengembangan (inovasi) teknologi. Betapa banyak pihak yang mesti terlibat dalam upaya mendukung pengembangan teknologi, tak terkecuali dalam hal mendukung teknologi pangan dan UMKM.

Teknologi apa yang dibutuhkan para petani dalam mengelola lahannya? Demikian halnya dengan UMKM. Teknologi-teknologi apa saja yang diperlukan agar produk meningkat, kualitas terjaga, dan ongkos poduksi bisa ditekan, juga perlu kajian mendalam sehingga inovasi teknologi yang dihasilkan benar-benar tepat guna dan tepat sasaran.

Lebih dari itu, para akademisi di PT yang ada di tanah air, harus memiliki komitmen ilmiah untuk terus melakukan riset-riset untuk menghasilkan karya-karya inovatif yang bisa membawa manfaat bagi masyarakat (publik).

Dengan begitulah, maka meminjam bahasa budayawan Mohammad Sobary- seorang akademisi bisa disebut memiliki kecendekiawanan di satu sisi, sekaligus sebagai bukti tanggung jawabnya sebagai seorang akademisi yang tidak sekadar mengajar di kelas. (*)


Rochmad Winarso ST. MT.,
Dekan Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus 

Info Kopertis Wilayah VI

Info RISTEKDIKTI

Tajug

Informasi, Inspirasi dan Penumbuh Harapan

Oleh Dr. Suparnyo SH. MS.

9 Februari, diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Untuk itu, secara pribadi maupun institusi, Saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional, semoga pers kita akan semakin baik secara kualitas, sehingga benar-benar bisa mengambil peran maksimal sebagai pilar keempat demokrasi.


Kepedulian Sosial Pasca Ramadhan

Oleh H. Suparnyo

Tak terasa, Ramadhan 1437 H / 2016 M akan segera berlalu dan Idul Fitri sudah di depan mata. Selama Ramadhan, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak amal ibadahnya, salah satunya ditandainya dengan tumbuhnya rasa kepedulian sosial atau kedermawanan.


Ramadhan dan Etos Keilmuan Santri

Oleh H. Suparnyo

Mengawali tulisan ini, atas nama pimpinan Universitas Muria Kudus (UMK), saya ucapkan selamat menunaikan puasa Rama-dhan 1347 H. / 2016 M. kepada segenap sivitas akademika UMK secara khusus dan umat Islam sedunia umumnya.


Read More

Pengunjung

06805579
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
69
248
1903
6800280
5299
15138
6805579

IP: 192.168.1.34
Jam Server: 2019-12-14 03:49:02

Kami memiliki 35 tamu online

UMK DI GOOGLE MAP

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Desain - 43.1%
Warna - 16.5%
Menu - 11.8%
Tata Letak - 23.3%
Tidak Ada - 5.3%

Total votes: 399

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum

Manajemen

Pendidikan Dasar

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top