Menu

Mengelola Penilaian dari Kesan Pertama

Oleh Oleh Anggi Cita Sendy

“Kesan pertama begitu menggoda. Selanjutnya terserah anda …”

Slogan salah satu iklan parfum klasik itu pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kalimat yang mampu membuat beberapa orang tersenyum kecil ketika mendengarnya ini merupakan hasil dari penelitian ilmiah yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun di seluruh dunia. Yaitu bahwa kesan pertama itulah yang menentukan hasil akhir.

Banyak di antara kita yang sering sekali mengabaikan kesan pertama. Pepatah “Don’t judge a book by its cover” makin menguatkan pemahaman kita untuk tidak menilai orang dari tampilan yang terlihat, apakah itu cara berpakaian, tindak tanduk, bahasa tubuh, ekspresi wajah, cara bicara, dan sebagainya. Kita harus melihat “dalamnya” juga, yaitu kepribadian, kemampuan, pengetahuan, sifat dan hal-hal lain yang barangkali tidak langsung terlihat.

Kenyataannya, kesan pertama tetap bisa membawa dampak besar. Manusia seringkali tidak bisa terlepas dari kesan subjektif yang tercipta ketika pertama kali bertemu orang lain. Ketika melihat seorang mahasiswa di kampus dengan penampilan yang rapi, perilaku yang tertata, gaya bicara dengan bahasa tubuh yang menampakkan rasa percaya diri, biasanya kita akan cepat menyimpulkan kalau mahasiswa tersebut adalah pribadi yang cerdas, menyenangkan dan mungkin merupakan aktivis atau asisten dosen. Sebaliknya, ketika melihat mahasiswa dengan pakaian kusam dan rambut berantakan, bisa jadi kita akan menduga mahasiswa ini adalah pribadi yang kasar, menakutkan, tidak bertanggung jawab.

Jurnal Psychological Science mempublikasikan penelitian terbaru dari Janine Willis dan Alexander Todorov yang menemukan bahwa manusia menilai orang lain lewat wajahnya dalam waktu sepersepuluh detik pertama. Enam detik setelahnya dipakai untuk mencari bukti-bukti lain yang mendukung penilaian di kesan pertama itu.

Artinya, ketika kita pertama kali bertemu orang, kita hanya punya waktu yang sangat singkat untuk menciptakan kesan pertama yang baik. Selanjutnya, kesan pertama yang baik akan mendukung mulusnya kelanjutan interaksi dan inilah yang memberi kita waktu tambahan untuk menunjukkan ‘isi’ dari kepribadian kita. Tapi kalau kita keliru bertindak dan memberi kesan pertama yang buruk, bisa jadi lawan bicara akan enggan melanjutkan interaksi dan kandaslah harapan kita untuk bisa menampilkan diri sebagaimana mestinya. Dari sini kita bisa membayangkan bagaimana dampak kesan pertama pada karier, bisnis, dan kehidupan sosial.

Menciptakan kesan pertama yang baik tidaklah sesulit yang kita duga. Kuncinya ada pada penampilan fisik yang menarik, ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang meyakinkan, bicara dengan sopan, menyapa orang dengan nama mereka, dan menjadi pendengar yang baik. Sederhana memang, tapi dampaknya akan sangat positif bagi kesan pertama yang kita ciptakan.

So, a book is judged by its cover, biar ‘isi’ nya sudah bagus, kita harus mempercantik chasing juga supaya bisa mencuri perhatian. Karena suka ataupun tidak, kita tidak pernah bisa terhindar dari penilaian “instant” orang lain di kesan pertama, tanpa memperdulikan faktor seberapa baik atau seberkualitas apa kepribadian kita.

(Anggi Cita Sendy, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), reporter portal UMK)

 

Info Kopertis Wilayah VI

Info RISTEKDIKTI

Tajug

Informasi, Inspirasi dan Penumbuh Harapan

Oleh Dr. Suparnyo SH. MS.

9 Februari, diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Untuk itu, secara pribadi maupun institusi, Saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional, semoga pers kita akan semakin baik secara kualitas, sehingga benar-benar bisa mengambil peran maksimal sebagai pilar keempat demokrasi.


Kepedulian Sosial Pasca Ramadhan

Oleh H. Suparnyo

Tak terasa, Ramadhan 1437 H / 2016 M akan segera berlalu dan Idul Fitri sudah di depan mata. Selama Ramadhan, umat Islam berlomba-lomba memperbanyak amal ibadahnya, salah satunya ditandainya dengan tumbuhnya rasa kepedulian sosial atau kedermawanan.


Ramadhan dan Etos Keilmuan Santri

Oleh H. Suparnyo

Mengawali tulisan ini, atas nama pimpinan Universitas Muria Kudus (UMK), saya ucapkan selamat menunaikan puasa Rama-dhan 1347 H. / 2016 M. kepada segenap sivitas akademika UMK secara khusus dan umat Islam sedunia umumnya.


Read More

Pengunjung

06988020
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Lalu
Bulan Ini
Bulan Lalu
Total
1131
1589
8276
6966130
9202
36605
6988020

IP: 192.168.1.45
Jam Server: 2020-08-08 19:38:42

Kami memiliki 18 tamu online

UMK DI GOOGLE MAP

Polling

Menurut Anda tampilan apa saja yang perlu dibenahi dari Website UMK ?

Desain - 43.1%
Warna - 16.5%
Menu - 11.8%
Tata Letak - 23.3%
Tidak Ada - 5.3%

Total votes: 399

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum

Manajemen

Pendidikan Dasar

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top