Jejakkan Kaki di UMK Disambut Rektor dan Wakil Rektor

-  Dari Kunjungan Dr. Mahir Hasan Al-Munajjid di UMK (Bagian-1)

UMK – Dr. Mahir Hasan Al-Munajjid, cendekiawan muslim asal Syiria, menjejakkan kaki di Kabupaten Kudus untuk kali pertama pada Kamis sore (19/1/2017) lalu. Dia sampai di Kudus setelah lebih dari dua jam perjalanan dari Bandara A. Yani Semarang.

Ditemani wakil dari Universitas Muria Kudus (UMK) dan Dr. Ahmad Faiz LC. MA., pengasuh Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Menawan yang juga dosen luar biasa di UMK, tak henti-henti Dr. Mahir menanyakan berbagai hal yang dilihatnya selama perjalanan.

Begitu sampai di Kabupaten Kudus, Ahmad Faiz menjelaskan, bahwa Kudus adalah salah satu kota kecil di Jawa Tengah yang didirikan oleh seorang ulama besar yang juga salah satu anggota Wali Songo, yakni Sayyid Ja’far Shadiq atau yang lebih dikenal dengan Sunan Kudus.

‘’Namun di Kabupaten Kudus ini, tidak hanya Sunan Kudus anggota Wali Songo. Ada lagi yang lain anggota Wali Songo yang dimakamkan di kota ini, yaitu Sunan Muria,’’ jelas Faiz. Dr. Mahir dalam perjalanan, juga menanyakan mengenai Wali Songo dan kiprahnya dalam dakwah Islam di Indonesia, khususnya Jawa.

Di Kudus, Dr. Mahir yang juga didampingi dua mahasiswa yang pernah belajar dari Syiria, langsung menuju Kampus UMK. Dia menjejakkan kaki di UMK sekitar pukul 16.30, dan diterima langsung oleh Rektor Dr. Suparnyo SH. MS. dan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Dr. Subarkah SH. M.Hum.

Dalam obrolan ringan di ruang kerja rektor, Dr. Mahir nampak antusias menjelaskan beberapa hal yang disampaikan rektor seputar Perguruan Tinggi (PT) swasta terbesar di Pantura Timur Jawa Tengah yang dipimpinnya.

Di akhir pertemuan sebelum menuju penginapak, Dr. Mahir mengaku senang bisa berkunjung ke UMK untuk sharing mengenai keilmuan, khususnya terkait kajian Islam dan al-Qur’an di UMK. ‘’Saya senang bisa berkunjung di UMK. Semoga perguruan tinggi ini semakin maju dan membawa manfaat bagi masyarakat,’’ ujarnya. (Rosidi-Portal)