Berprestasi Berkat Ketekunan dan Kerja Keras

Catatan Awal Tahun 2017 (Bagian-1)

Dalam beberapa tahun terakhir, prestasi mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK), secara akademik, selalu mengalami peningkatan. Berbagai prestasi itu, tentu tak lepas dari proses belajar dan kerja keras mahasiswa dengan penuh ketekunan.

Berbagai prestasi itu, antara lain bisa dilihat dari lolosnya duta UMK dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2015 di Universitas Halu Oleo, Kendari dan Pimnas 2016 di Intitut Pertanian Bogor (IPB).

Pada Pimnas 2015, penelitian tim mahasiswa UMK yang berhasil lolos adalah ‘’Kacamata Super Transparan (Kamasutra)’’. Tim terdiri atas lima mahasiswa, yaitu Taufiqurrohman (Prodi Teknik Informatika), Zuliva Ermaningtyas (Prodi PGSD), Rifki Husaini (Prodi Teknik Elektro), Canggih Pamungkas (Prodi Teknik Elektro), dan Afif Budiliyani (Prodi Teknik Informatika).

Menurut penjelasan Endang Supriyati S.Kom M.Kom, pembimbing Pimnas, Kamasutra ini hasil penelitian yang sangat menarik. ‘’Kamasutra memiliki keunggulan bisa mendeteksi hologram pada mata uang dengan LED UV (Ultra Violet) diameter 5 mm. Dengan kata lain, Kamasutra mampu mendeteksi uang palsu,’’ jelasnya.

Untuk Pimnas 2016, UMK mengirimkan dua tim. Tim pertama terdiri dari lima mahasiswa Fakultas Teknik (FT), yakni Rahmawan Wijaya, Raditya Rifky Herdiansyah, Mufti Mubarok, Syafiq Bullah Amin, dan Ryan Andika dengan rancangan ‘’Pup Baby’’ (Pupa Incubator Portable for Baby)-nya.

‘’Pub Baby diharapkan berkontibusi menekan tingginya angka kematian pada bayi akibat hipotermia, yang seringkali kasusnya terjadi karena daerahnya jauh dari akses kesehatan, khususnya di daerah pedalaman,’’ ujar Syafiq Bullah Amin, tim peneliti.

Tim kedua dari UMK dalam Pimnas 2016, terdiri atas tiga mahasiswa Fakultas Teknik, yaitu Ardi Irfanto, Desty Amilia Puspasari, dan Anis Fajar Prakoso dengan ‘’My Tour Guide Kudus’’, sebuah situs yang dibuat untuk mempermudah akses informasi mengenai potensi dan peta wisata di Kabupaten Kudus melalui jaringan internet.

Forum Internasional

Tak hanya di level nasional, mahasiswa UMK juga sudah mampu menunjukkan kualitasnya di forum internasional. Antara lain ditunjukkan dengan lolosnya dua mahasiswa UMK dalam ASEAN Innovation on Social Scineces Exhibition and Conference (AISEC) 2016 di University Utara Malaysia (UUM), Oktober lalu.

Dua mahasiswa itu adalah Adji Joyo Kerto (Prodi Pendidikan Bahasa Inggris) dan Anita Afifatuz Zahro (Prodi Teknik Informatika). Anita Afifatuz Zahro pada kesempatan itu mempresentasikan hasil risetnya ‘’My Blood as a Media Information of Blood Donor Services Based on Android in Blood Donor Unit (UDD) of Kudus Regency’’.

Sedang Adji Joyo Kerto memaperkan karya posternya berjudul ‘’Local Wisdom as an Inspiration for Kudus People Daily Life’’. ‘’Karya poster saya ini mengulas beragam potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kota Kudus, khususnya tradisi Buka Luwur di Menara,’’ ujar mahasiswa asal Kota Jepara itu.

Rektor Dr. Suparnyo SH. memandang, dengan berpartisipasi di forum nasional, apalagi internasional, banyak manfaat positif yang akan didapat mahasiswa, dan secara tidak langsung juga ikut mengharumkan nama institusi.

 ‘’Dengan mengikuti forum internasional seperti AISEC dan forum internasional lain, bisa menjadi sarana pengembangan diri dan memperluas hubungan di level internasional. Pemuda dan mahasiswa, yang notabene calon-calon pemimpin masa depan, harus menggunakan kesempatan seperti ini sebaik-baiknya,’’ katanya. Semoga ke depan, prestasi UMK akan semakin meningkat dan membanggakan. (Eros-Portal)