Pentingnya Mengenali Bakat untuk Pengembangan Karir

UMK – Ilmi(kajian) psikologi itu luas, paling tidak meliputi lima bidang berikut, yakni pendidikan, perkembangan, sosial, industri, dan olahraga. Namun hingga kini, minat terbesar masih di bidang pendidikan, perkembangan, dan psikologi industri.

Hal itu terungkap dalam kuliah umum (stadium general) yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi di Lantai IV Ruang Seminar Gedung Rektorat Universitas Muria Kudus (UMK), belum lama ini.

Tak pelak, tak sedikit mahasiswa yang terkadangdiliputi kebimbangan untuk memilih diantara bidang-bidang tersebut. Bahkantidak sedikit mahasiswa yang tidak tahu atau belum memahami bidang apa yang diminatinya.

Analisa Widyaningrum S.Psi.M.Psi., berbicara dalam kuliah tamu, mengemukakan, salah satu faktor yang membuat mahasiswa bimbang pada bidang apa harus meniti karir, karena mahasiswa tidak mengetahui nilai peluang yang ada.

‘’Maka semestinya mahasiswa menentukan bidikan, akan jadi apa setelah lulus kuliah. Tentunya sesuai bakat dan passion yang dimiliki,’’ kata psikolog jebolan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kini bekerja di Rumah Sakit ‘JIH’ Yogyakarta.

Dia menyampaikan, agar mudah menetukan prospek karir, selayaknya mahasiswa harus memiliki personal branding atau nilai jual kompetensi yang dimiliki. Menurut founder Analisa Personality Development Center (APDC)  Indonesia ini, mahasiswa harus menemukan pelabuhan karirnya (discover your brand).

‘’Passion, vision, dan mission harus jelas dan sinkron. Ini penting, agar mahasiswa selalu fokus pada tujuan awal. Selain itu, hal lain yang penting dalam pengembangan karir adalah communication skill,percaya diri, menguasai apa yang diucapkan, dan memiliki ketenangan,’’ paparnya. 

Dekan Fakultas Psikologi, Iranita Hervi Mahardayani S.Psi.M.Psi., berharap, mindsetmahasiswa semakin terbuka setelah mendaptkan pencerahan dari psikolog Analisa Widyaningrum. ‘’Mahasiswadituntut mampu belajar dari banyak orang, terbuka, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Jangan seperti katak dalam tempurung,’’ pesannya.(Arofatul Ulya-Portal)