Rektor: Tanggung Jawab PT Tidak Sekadar Meluluskan

UMK – Pusat Karir dan Pelacakan Alumni (PKPA) Universitas Muria Kudus (UMK), kembali memberikan apresiasi kepada para alumni tahun 2014, yang mengisi kuesioner data tracer study untuk Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti).

Pemberian apresiasi itu diwujudkan dalam bentuk HP Andorid untuk tiga lulusan, yakni Joko Sutrisno, Miska Irfaniati, dan Destry Arum Dewanti. ‘’Ini adalah kali kedua pemberian apresiasi untuk tracer study,’’ ujar ketua PKPA UMK, Muhammad Arifin S.Kom M.Kom.

Penyerahan apresiasi ini dilakukan oleh Rektor Dr. Suparnyo SH. MS. didampingi Wakil Rektor III Drs. Hendy Hendro HS. M.Si di Ruang Senat UMK, Rabu (30/11/2016). ‘’Tujuan pemberian apresiasi ini untuk merangsang para lulusan memberikan data diri pasca lulus dari UMK,’’ ungkapnya disaksikan ketua Program Studi (Prodi) yang ada di UMK.

Arifin menjelaskan, program ini dijalankan sejak dua tahun terakhir, berkat dukungan dana hibah dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemeristekdikti), untuk pengembangan tracer study di UMK. ‘’Kami berharap, tahun depan kembali bisa mendapatkan dana hibah ini, agar program ini bisa kami jalankan di periode berikutnya,’’ lanjutnya menambahkan.

Suparnyo mengutarakan, bagi UMK, tracer study memiliki manfaat besar, untuk mengetahui kondisi alumninya setelah lulus dari bangku kuliah. ‘’Tracer study ini sangat bermanfaat, untuk mengetahui serapan alumni kita setelah lulus,’’ ungkapnya.

Menurut rektor periode 2016-2020 yang baru dilantik awal pekan ini, mengetahui kondisi para lulusannya bagi perguruan tinggi (PT), tak terkecuali UMK, sangat diperlukan, karena tuga PT tidak sekadar mendidik mahasiswa dan meluluskannya saja. ‘’Tanggung jawab PT tidak hanya meluluskan saja, tetapi PT juga punya kewajiban moral agar lulusan yang dihasilkan diserap oleh stakeholders,’’ paparnya.

Untuk itu, dia pun mengapresiasi pihak PKPA UMK yang memberikan reward bagi lulusan yang mengisi data tracer study untuk Dirjen Dikti, karena selain sebagai database, juga sebagai sarana meminta masukan dari para lulusan untuk pengembangan kampus.

‘’UMK sendiri, dalam hal peningkatan kapasitas mahasiswa dan lulusannya, banyak hal di luar perkualiahan, di antaranya penguatan kapasitas melalui diskusi maupun seminar-seminar, dan juga melalui organisasi kemahasiswaan,’’ tuturnya. (Eros-Portal)