UMK-Lembaga Penelitian (Lemlit) Universitas Muria Kudus (UMK) terus melakukan dorongan pada civitas akademika, terutama para dosen. Penelitian tidak hanya bermanfaat mengupas persoalan, tapi menambah keilmuan dan dapat memperdalam analisis para pengajar.

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Penelitian, Drs. Taufik, SE saat ditemui Portal UMK di kantornya. Menurut Taufiq, dengan meneliti staf pengajar dapat menjalin kerjasama serta menambah kesejahteraan. Sebenarnya, anggaran dana atau pagu biaya penelitian dari eksternal sangat besar dan terbuka lebar. Dari program DP2M DIKTI, Kopertis dan lainnya semua itu dapat diakses para dosen. “Sifatnya kompetitif,” jelas Tauqiq.

Melalui Lemlit, UMK mampu merebut kesempatan peluang bergengsi di mata perguruan tinggi (PT) nasional. Beberapa program penelitian eksternal di antaranya, High Link DIKTI biaya penelitian sebesar 250 juta. Strategi Nasional (Stranas) juga pagu yang diberikan sekitar 26 juta.

Selanjutnya, program Hibah Pekerti yang menjalin kerjasama antar perguruan tinggi. Mitra kerja ini terdiri dari Tenaga Pemberi Managemen (TPM) yang biasanya dari PT yang sudah maju dan profesional. Sedangkan Tenaga Pelaksana Penelitian (TPP), PT yang belum memiliki spesialisasi kajian tertentu. Ada juga program Fundamental Bidang Keilmuan, dan masih banyak lagi.


UMK-Setelah berhasil mendapat Program Hibah Kompetisi Institusi (PHKI) tema A, Universitas Muria Kudus (UMK) pada tahun ini menjadi salah satu Perguruan Tinggi (PT) dari 279 PT negeri maupun swasta di Indonesia yang lolos proposal awal. Melalui surat Direktorat Jendral (Dirjen) Pendidikan Tinggi (DIKTI) nomor : 07/D/T/2010 perihal hasil penyampaian hasil Proposal PHKI. UMK diundang untuk menyusun proposal lengkap.

Melalui surat dari Direktur Jendral (Dirjen) Fasli Jalal menyatakan, UMK diminta untuk mengikuti proses selanjutnya. Dirjen juga menekankan, proposal PTN/PTS 2010 yang lolos harus memenuhi persyaratan administratif sebagaimana yang ditentukan DIKTI.

Selain itu, untuk penyusunan proposal lengkap dan perbaikan, harus memerhatikan komentar reviewer saat pengajuan proposal awal. Seleksi pertama ini akan dilanjutkan dengan pengajuan proposal lengkap. Rencananya, bulan Juni mendatang akan dikumpulkan.


UMK-Universitas Muria Kudus (UMK) terus bersaing di kancah nasional bahkan internasional. Sebagai pencetak generasi terdidik, Perguruan Tinggi (PT) ini memiliki rancangan strategi (renstra) dalam meluluskan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan kompeten. UMK terus berupaya memajukan dan mengembangkan mutu SDM melalui bidang akademik dan penunjang ketrampilan.

Lembaga Pendidikan (Lemdik) UMK, sebagai ujung tombak pelayanan pendidikan, telah memporgramkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Tahun ini, peningkatan kualitas pembelajaran dan pengajaran menjadi kajian konsentrasi bidang yang dipimpin oleh Ir. Endang Dewi Murinie, Msi ini.

Tahun ajaran 2010–2011, sistem KBK akan diimpelementasikan di semua progdi yang ada di UMK. Sebenarnya, pelaksanaan KBK sudah berjalan tapi belum mencapai keseluruhan. “Apalagi sistem ini telah disusun serta dibahas secara berkala di setiap prodi. Setiap dosen harus mengikuti pembuatan kajian KBK seperti metode, strategi pengajaran dan sebagainya, semua dosen diundang,” jelas dosen yang biasa disapa Bu Rini.

 


UMK-Bidang kemahasiswaan Universitas Muria Kudus (UMK) diminta meningkatkan prestasi dan kreatifitas masing – masing. Mahasiswa perlu berperan serta dalam kompetisi dan kegiatan perlombaan dari perguruan tinggi lain. Hal ini disampaikan Drs. Hendy Hendro HS, MSi saat ditemui Portal UMK di kantornya (5/4) kemarin.

Mahasiswa dihimbau untuk mempersiapkan diri dalam ajang kompetisi semaksimal mungkin. Bulan April dan Mei mendatang Pekan Seni Tingkat Daerah (Peksimida) akan digelar. Harapannya, mahasiswa dapat membawa nama baik Jawa Tengah di pentas nasional. Pada 8 April mendatang, ada debat Bahasa Inggris tingkat Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI. Rencananya, UMK akan ikut dalam perlombaan tersebut diwakili dari jurusan Bahasa Inggris FKIP. “UMK cukup diperhitungkan di tingkatan Jawa Tengah,” jelas Hendy.

Pertemuan Perguruan Tinggi (PT) pada acara Hibah Kompetisi dalam Asosiasi Profesi Mahasiswa (APM) segera dilaksanakan. Tuan rumah kegiatan tersebut adalah kampus UMK yang akan diselenggarakan pada Kamis (8/4) ini. Turut mengundang para pimpinan PT lain di lingkungan Semarang. Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengkaji tentang berbagai jurusan yang ada. Seperti Program Studi (Progdi) Managemen dan Akuntansi. Pesertanya, selain dari UMK, ada juga perwakilan dari STIE YPPI Rembang, UDINUS, USM, STEINU Jepara dan IKIP PGRI.