UMK – ”PT. Sinar Sosro Cabang Ungaran menjadi pilihan kunjungan 88 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (UMK), pada hari ini (19/5), setelah kemarin berkunjung ke Indofood,” kata panitia Kunjungan Perusahaan (Kuper), Sandra Agus Sujatmiko.
Belum ada sebulan kata itu terucap dari mulut Sandra, kini beserta teman-temannya, Sandra telah merencanakan kegiatan Kuper ke PT. Djarum Kudus Rabu mendatang (9/6). Sejak dahulu Kuper selalu diadakan tiap tahun, dan dikelola oleh mahasiswa sendiri.
Keingintahuan akan aplikasi teori yang mereka pelajari selama ini pada dunia kerjalah yang membuat mahasiswa program studi (progdi) manajemen, dan progdi akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Muria Kudus (FE-UMK) mempertahankan agenda tahunan itu. ”Kita jadi tahu cara kerja suatu perusahaan setelah melakukan kunjungan,” kata mahasiswa ekonomi semester dua, Onik Rianasari yang menyukai kunjungan ke semarang itu.

 


UMK- Tanpa terasa delapan tahun sudah Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (FPsi UMK) berdiri untuk mencerdaskan mahasiswanya melalui disiplin ilmu yang berhubungan dengan perilaku manusia. Ajang serangkaian peringatan sewindu yang salah satunya berbentuk lomba dari tingkatan Taman Kanak-kanak (TK) hingga dewasa yang berlangsung di Taman Krida GOR Wergu Wetan Kudus (23/05), di harapkan Fakultas Psikologi UMK ini bisa lebih aktif mengabdikan dirinya pada masyarakat.
“Sudah waktunya psikologi muncul ditengah-tengah masyarakat, misalnya melalui seminar atau workshop mendongeng untuk anak, lomba artikel remaja dengan tema yang berkaitan dengan kenakalan remaja,” kata Juri Lomba Mendogeng, Edi . Akan lebih mengena jika peran psikologinya pada masyarakat terutama untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan perkembangan anak, yang menjadikan pengaruh positif pada diri anak, tambahnya.

 


UMK-Ibarat seorang pejuang yang akan bertempur di medan perang, mahasiswa pun membutuhkan “persenjataan” dan peralatan yang lengkap agar mampu “memenangkan” persaingan di dunia kerja. Pasalnya, persaingan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sekarang ini, lebih ketat dan membutuhkan banyak bekal yang memadai. Itu berarti, setiap institusi pendidikan, termasuk universitas senantiasa memerhatikan dan meningkatkan kualitasnya, sebagaimana halnya yang dilakukan oleh Universitas Muria Kudus (UMK).

Salah satu langkah nyata UMK untuk mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing adalah dengan mengadaptasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dalam proses pembelajaran.
 

 


UMK-Dalam sejarah, momen kebangkitan nasional adalah masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting, yaitu berdirinya Boedi Oetomo, 20 Mei 1908, dan ikrar “Sumpah Pemuda”, 28 oktober 1928.

Sejak saat itu, 20 Mei diperingati sebagai hari kebangkitan nasional.

Setelah lebih dari satu abad, tepatnya 102 tahun, nuansa Hari Kebangkitan Nasional tidak tidak terasa istemewa. Para pemuda sekarang seakan kehilangan konteks dengan hari yang bersejarah tersebut..

Sebut saja Amin, siswa kelas XII salah satu SLTA di Kudus, menilai masyarakat sekarang berlomba-lomba mengeksploitasi kekayaan tersebut, padahal kekayaan alam tersebut seharusnya digunakan untuk kesejahteraan bersama sebagai warga bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh ikrar Sumpah Pemuda.