Purwokerto-Manusia telah dititahkan hidup di dunia ini menjadi berpasang – pasangan. Jalinan cinta dan kasih sayang itu telah diikat dengan pernikahan sebagai simbol resmi dari agama maupun negara. Pernikahan merupakan upaya merekatkan dua insan yang membangun mahligai keluarga.

Beberapa hari lalu, salah satu anggota redaksi Web UMK, Dian Wismar’ain telah merajut hubungan bersama salah seorang dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (UMK), Supriyono. Akad nikah yang dilangsungkan di Batu Raden, Puwokerto, pada Sabtu, (13/3), acara resepsi atau walimatul ursy dimeriahkan di Gedung Korpri yang didominasi warna serba merah. Kedua mempelai yang sama – sama mengajar Fakultas Ekonomi ini tampak sumbringah dan mengunduh kegembiraan.

 


UMK- Gokart karya Putro dan kawan-kawan, mahasiswa Otomotif Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (UMK) menarik perhatian. Mobil mungil yang berwarna merah ini merupakan produk Tugas Akhir (TA) bersama teman - temannya.

Masyarakat dan civitas akademika tampak terkesima melihat produk mahasiswa UMK tersebut. Beberapa pengguna jalan menyarankan agar memperbanyak buatan mahasiswa UMK ini. ”lumayan kalau disewakan,” ungkap salah satunya.

Menurut Putro bila ada proyek lanjutan dan ada pihak yang membiayai, dia bersama timnya siap memproduksi lebih banyak. Saat ini Putro baru mencari mitra atau stakeholder yang mau diajak kerjasama.

Saat masih berbentuk rangkaian besi dan rodanya belum terpasang, gokart ini tak menunjukkan pesona, setelah keempat roda bisa berputar porosnya, moda memiliki panjang sekitar dua meter siap dikemudikan.

 


Universitas Muria Kudus (UMK) terus menunjukkan komitmennya meraih kemajuan sebagai “center of exellence”. Kampus yang terletak di desa Gondang Manis Bae berupaya mengembangkan berbagai fasilitas dan prasarana. Setelah sukses pendirian Masjid “Darul Ilmi”, UMK masih terus berbenah menambah kebutuhan sarana dan prasaran.

Salah satunya adalah Pembangunan Gedung Laborat Fakultas Teknik Mesin. Rencananya, bangunan ini akan digunakan praktek belajar dan mengajar (KBM) serta aplikasi ilmu di Fakultas Teknik (FT) Mesin. Fahrul Setyo, ST, salah seorang pelaksana pembangunan, mengatakan, gedung ini memiliki dua lantai dengan luas tanah 560 m/persegi.

Laborat Teknik Mesin yang lama (sebelah timur “Gedung Biru”) itu, nantinya akan dibongkar untuk akses jalan ke selatan (lahan baru). Pengembangan kampus UMK ini tak hanya pembangunan gedung bahkan perluasan wilayah. Fahrul menambahkan, area baru ini akan didirikan gedung PGSD FKIP serta pengembangan lainnya. “Sekitar bulan ke enam atau tujuh,” ungkapnya kepada Portal UMK ini (4/3).


UMK- Sekitar 600 orang memenuhi Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK), dengan wajah serius sekaligus terkagum-kagum mereka memperhatikan wanita dengan tinggi 172 cm, berambut panjang dan berparas cantik. Ya, itulah Imelda Fransisca, Miss Indonesia 2009 saat memaparkan materi di seminar yang diadakan oleh Program Studi (Progdi) Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMK. Sabtu (20/02).
Acara dengan tema You Can Be Anything, Imelda memaparkan pengalamannya semasa kecil dengan lembut namun penuh semangat. Semua mata pun tertuju kepada wanita lulusan Ohio State University ini. Saat slide materi Imelda, semua orang termenung dan terpukau.
Dimulai dari kisah sedih semasa kecil. Kekerasan anak yang menimpa Imelda dilakukan oleh gurunya saat belajar di Singapura. “Saya sering mendapatkan perkataan yang membuat saya tidak percaya diri. Seperti, saya adalah orang yang tak tahu apa-apa, anak bodoh dan kata-kata yang merendahkan lainnya,” jelasnya.