UMK-Sabtu (3 Juli 2010) Universitas Muria Kudus (UMK) menyelenggarakan Kegiatan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) tahun akademik 2010/1011 gelombang pertama (Gel I). Pada tahun ajaran ini UMK membuka formasi mahasiswa baru sebanyak 1880 kursi.

”Pada Gel I ini, jumlah calon mahasiswa (cama) yang telah mendaftarkan pada 16 (enam belas) program studi (progdi) yang ada di UMK sebanyak 2858 orang,” kata Drs. Masluri, MM, Pembantu Rektor I sekaligus penanggung jawab kegiatan Sipenmaru.

Pendaftar yang masuk pada Gel I, sebanyak 371 cama memenuhi persyaratan bebas tes, sedangkan sisanya, 2487 cama akan mengikuti tes yang akan diselenggarakan di UMK mulai jam 08.30 sampai 10.30 WIB. Sementara Pengumuman hasil Sepenmaru akan dilakukan pada Selasa 8 Juli 2010, jam 10.00 di website UMK dengan alamat www//:umk.ac.id atau datang langsung di UMK. ”Kami meliburkan semua kegiatan akademik, yang saat ini sedang melangsungkan Ujian Akhir Semester (UAS), karena semua ruangan di UMK dipakai untuk kegiatan Sipenmaru,” tambah Masluri.


Membakar Asmara dengan Sang “Jendral”

UMK- Setiap manusia yang hidup di dunia memiliki rasa. Rasa untuk mencintai dan dicintai. Perasaan itu pula yang dialamai Anjani dalam novel “Kasmaran” karya Kafi Kurnia dan Dwitri Waluyo. Novel yang terbit pada Desember 2009 ini dibedah di Universitas Muria Kudus (UMK) pada Jum’at (02/07) di ruang seminar lantai 4 gedung rektorat.

Kegiatan ini diadakan oleh Redaksi Website UMK bekerjasama dengan Lembaga Studi Sosial dan Budaya (LS2B) Sumur Tolak serta Penerbit Akoer selaku penerbit novel “Kasmaran”.

Sebagai pembedah novel Dini Rama Dhania, S.Psi,M.Si, dosen Psikologi Universitas Muria Kudus dan Adithia Armitrianto Pegiat Sastra yang juga wartawan Suara Merdeka, sebagai moderator Zaki Amali.

Dalam pandangan Dhini, Novel ini merupakan novel yang realistis. Novel yang benar-benar terjadi di masyarakat. Terdapat konflik yang biasa terjadi di masyarakat, yaitu tentang keberadaan cinta pertama yang selalu mengiringi kehidupan.


UMK – Atribut warna oranye tidak hanya ditujukan pada tim kesebelasan Negeri Kincir Angin (Belanda), akhir pekan lalu (26/6) warna aranye juga mengerumuni halaman depan kampus Universitas Muria Kudus (UMK). Seragam oranye menjadi warna dominan pada kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Muria Kudus (UMK) ke-30. Selain jalan santai yang menempuh jarak kurang lebih 10 km, peringatan dies natalis UMK diisi dengan berbagai acara. Sabtu (26/6) misalnya digelar acara dari pagi hingga sore.
"Pada pagi hari kami mengadakan jalan sehat yang diikuti beberapa pejabat di Kudus, seperti Wakapolres dan Dandim, para pengusaha, pengurus yayasan, pimpinan universitas, dosen, karyawan dan keluarga, serta mahasiswa," kata Humas UMK, Zamhuri, Senin (28/6).

Pada hari yang sama digelar bazar dan pameran yang diikuti 40 stan dari UMK, UKM (usaha kecil dan menengah) binaan UMK, dan UKM lainnya se-Eks Karesidenan Pati. Selain itu, universitas yang berkampus di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, tersebut juga mengadakan beberapa lomba, seperti lomba menggambar dan mewarnai tingkat play group dan TK, lomba keterampilan komputer tingkat SD, lomba menyanyi tingkat SLTP dan SLTA, LKTI tingkat SLTA, dan lomba karikatur.
Seni Tradisi Bazar dan pameran yang ditempatkan di area parkir berlangsung hingga Minggu (28/6). Kegiatan itu menarik perhatian masyarakat. Apalagi para mahasiswa berusaha menampilkan berbagai sajian yang atraktif.

 


UMK-Fakultas Psikologi (F Psi) Universitas Muria Kudus (UMK) yang berdiri pada 28 Maret 2002, kini telah berusia sewindu (8 tahun). Dalam usia yang masih belia, keberadaan FPsi UMK, yang sudah terakreditasi pada 30 Oktober 2008 dengan SK: 027/BAN-PT/Ak-XI/S1/X/2008, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan akademik. Hal ini karena tantangan dan tuntutan masyarakat terhadap keberadaan Sarjana Psikologi semakin komplek dan kompetitif.

Apalagi bila mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru, Pasal 6 Ayat 6, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007, tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, menyebutkan bahwa untuk menjadi guru pada satuan pendidikan TK atau RA atau TKLB atau bentuk lain yang sederajat dan pada satuan pendidikan SD atau MI atau SDLB atau bentuk lain yang sederajat, bisa dari Sarjana Psikologi.

Hal ini berarti Sarjana Psikologi harus bisa memenuhi kualifikasi dan kompetensi standar profesi guru yang dibutuhkan. Karena itu, jauh-jauh hari FPsi UMK telah merancang kompetensi lulusan Sarjana Psikologi UMK yang unggul dalam menyelenggarakan, mengembangkan dan menerapkan ilmu psikologi berdasarkan nilai-nilai profesionalitas, moral dan kearifan lokal (local wisdom).